Home » Kesehatan » Obat Mengatasi Masalah Keputihan

Obat Mengatasi Masalah Keputihan

Untuk harga, daftar ongkos kirim ke berbagai tempat di Indonesia dan pemesanan dapat melihat ke: Harga dan Cara Beli Noni

Definisi Keputihan

Mengatasi Keputihan

Masalah Keputihan

Keputihan atau Fluor Albus merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita. Keputihan yang disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.

Gejala-Gejala Keputihan

*       Keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu dari saluran vagina. Cairan ini dapat encer atau kental, dan kadang-kadang berbusa. Mungkin gejala ini merupakan proses normal sebelum atau sesudah haid pada wanita tertentu.

*       Pada penderita tertentu, terdapat rasa gatal yang menyertainya.

Biasanya keputihan yang normal tidak disertai dengan rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau yang daya tahan tubuhnya lemah. Sebagian besar cairan tersebut berasal dari leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi, atau alat kelamin luar.

*        Pada bayi perempuan yang baru lahir, dalam waktu satu hingga sepuluh hari, dari vaginanya dapat keluar cairan akibat pengaruh hormon yang dihasilkan oleh plasenta atau uri.

*        Gadis muda kadang-kadang juga mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya.

Penyebab Keputihan

Penyebab keputihan secara umum adalah :

*    Sering memakai tissue saat membasuh bagian kewanitaan, sehabis buang air kecil maupun buang air besar

*    Memakai pakaian dalam yang ketat dari bahan sintetis

*    Sering menggunakan WC Umum yg kotor

*    Tidak mengganti panty liner

*    Membilas vagina dari arah yang salah. Yaitu dari arah anus ke arah depan vagina

*    Sering bertukar celana dalam/handuk dgn orang lain

*    Kurang menjaga kebersihan vagina

*     Kelelahan yang amat sangat

*     Stress

*     Tidak segera mengganti pembalut saat menstruasi

*     Memakai sembarang sabun untuk membasuh vagina

*     Tidak mejalani pola hidup sehat (makan tidak teratur, tidak pernah olah raga, tidur kurang)

*     Tinggal di daerah tropis yang lembap

*     Lingkungan sanitasi yang kotor.

*    Sering mandi berendam dengan air hangat dan panas. Jamur yang menyebabkan keputihan lebih mungkin tumbuh di kondisi hangat.

*     Sering berganti pasangan dalam berhubungan sex

*     Kadar gula darah tinggi

*     Hormon yang tidak seimbang

*     Sering menggaruk vagina

Tips Mencegah Keputihan :

  1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di sekitar vgina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat keras dan dapat flora normal di vgina. Ini tidak menguntungkan bagi kesehatan vgina dalam jangka panjang.
  2. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vgina harum dan kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah terselip disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di tempat itu.
  3. Selalu keringkan bagian ms v sebelum berpakaian.
  4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa cadangan celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.
  5. Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari bahan satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.
  6. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena pori-porinya sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara di sekitar organ intim bergerak leluasa.
  7. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut
  8. Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.

Untuk harga, daftar ongkos kirim ke berbagai tempat di Indonesia dan pemesanan dapat melihat ke: Harga dan Cara Beli Noni
Post a Comment 

Comments are closed.